Sejarah awal mula Waistbag (Fanny pack)

Trend mode memang selalu terulang, yang sekarang lagi tren mungkin sebentar lagi akan ditinggalkan dan digantikan dengan tren baru yang bisa jadi pernah tren di masa lalu. Tidak terkecuali aksesori berupa tas Waistbag atau lebih dikenal dengan Fanny Pack yang dua tahun terakhir ini mulai digemari lagi, Waistbag seringkali menjadi aksesoris dalam berbagai fashion show dan digemari para selebriti mancanegara maupun tanah air. Namun versi terkini dari tas pinggang ini jauh lebih ramping dan Compact daripada versi retro, lagi pula tidak selalu dipakai di pinggang, bisa juga di pakai di Dada, atau punggung,

Sebelum tas pinggang menjadi mode seperti saat ini, aksesoris pemanis ini memiliki sejarahnya tersendiri dan bahkan telah ada pada zaman batu, Dikutip dari Majalah Time edisi 26 Oktober 1992, saat melaporkan penemuan mayat manusia beku berusia 5.300 tahun yang mengenakan jubah bulu yang dilapisi  jubah rumput yang ditenun, Di antara perlengkapannya yang dimiliki si Otzi ini adalah kantong kulit yang menyerupai versi kecil dari tas pinggang yang dipakai oleh para turis saat ini. Di dalamnya dia membawa sepotong tulang yang tajam, mungkin digunakan untuk membuat lubang jahit pada kulit, dan bor batu api dan pisau.

Di Abad Pertengahan pernah trend tas pinggang yang belum memakai ritsleting. Tas ini banyak dipakai terutama karena pakaian pada waktu itu tidak memiliki saku. Dipasang ke ikat pinggang dengan tali, biasanya terbuat dari kulit atau kain yang dilengkapi dengan penutupnya, Beberapa varietas dari Fanny pack Abad Pertengahan ini seperti tas sporran dari Skotlandia, yang dikenakan di bagian depan rok, tidak hanya fungsional tetapi juga sebagai simbol kekayaan dan status.

Seorang wanita Australia bernama Melba Stone pernah disebut-sebut yang menciptakan tas pinggang modern (fanny pack) pada tahun 1962 yang terinspirasi oleh kantong kanguru, Tas pinggang buatan Melba seperti ini kemudian populer di kalangan pemain ski Eropa pada era 70-an dengan istilah “kantong perut” (bauchtasche), sebelum dianggap sebagai tas uang bagi turis di era 80-an.

Gimana bro menarik? Masih banyak lagi sejarah waistbag atau fanny pack di berbagai negara, Sebuah benda esensial yang Kuno dan di pakai ratusan tahun lalu bisa menjadi trend kembali, Selain Berguna, cocok banget untuk melengkapi Looks kalian, Jangan lupa intip tas Waistbag Choral yang di desain khusus untuk mempermudah aktifitas bro dan juga membuat penampilan kalian kece!!!